Laman

Kamis, 29 Desember 2011

GENGHIS KHAN PENYEBAR AGAMA ISLAM

API SEJARAH
Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakan NKRI
Ahmad Mansur Suryanegara
PT. Salamadani Pustaka Semesta
2009 M|Bandung

[74 * 80]
Imperium Mongol setelah Genghis Khan meninggal pecah menjadi empat bagian, yaitu;
·         Wilayah Barat dikuasai oleh putra ketiga, Ogotay
·         Wilayah Tengah dikuasai oleh putra kedua, Chagatay
Pada 1347-1363  M, Chagatay masuk Islam stelah mendapat dakwah dari Syaikh Jamaluddin dan putranya Rashidudin dan Bukhara, seluruh keluarga Tuqluq Timur Khan masuk Islam
·         Wilayah Barat dikuasai oleh cucunya Batu, putra tertua, Juji
·         Wilayah Persia dikuasai oleh putra keempat Hulagu
Dinasti Hulagu disebut Ilkan bernama Gahzan. Penyerangan Hulagu ke Bagdad dibantu oleh Hayton, dari Kerajaan Kristen Armenia. Tetapi Hulagu tidak mau pindah agama menjadi penganut Katolik. Demikian Genghis Khan. Generasi Genghis Khan selanjutnya memeluk Islam.
Raja Mongol yang pertama masuk Islam adalah Baraka Khan (1256-1267 M). Dinasti Hulagu, 37 tahun setelah runtuhnya Bagdad memberlakukan Islam sebagai agama resmi Persia pada tahun 1295 M. Dinasti Chagatay yakin Tuqluq Timur Khan (1347-1363 M) dari wilayah Imperium Mongol sebagai Imperium Islam.
[77-78]
Kubilai Khan diangkat menjadi Kaisar Mongol dari Imperium Mongol, 1260-1294 M. Dengan Ibu kota pemerintahannya Beijing atau Peking. Kubilai Khan mencoba memperluas kekuasaannya ke Jepang dan Jawa, maksud dari Jawa disini adalah Kerajaan Hindu Singasari Kertanagara, 1268-1292 M. Namun usaha Kubilai Khan gagal karena tidak mau mengakui kekuasaan Kubilai Khan. Bahkan utusannya dipermalukan dengan memotong hidungnya, 1289 M.

Pada 1260-1294 M melakukan pembalasan, 1292 M mengirimkan tentaranya untuk menyerang Kertanagara. Namun, Kertanagara sudah wafat dan Singosari sudah runtuh akibat serangan Kerajaan Hindu Kediri dengan rajanya, Djajakatwang. Akhirnya, tentara Kubilai Khan digunakan oleh Widjaja menantu Kertanagara untuk menyerang Kerajaan Hindu Kediri. Kemudian didirikanlah Kerajaan Hindu Majapahit 1294 M di Trowulan Mojokerto, Jawa Timur. Pada pada duaratus tahun kemudian, 1478 M, Kerajaan Hindu Kediri dibawah pimpinan Raja Girindrawardana meruntuhkan Kerajaan Hindu Majapahit pada 1400 saka atau 1478 M.

Di Jawa Barat dan Jawa Timur terdapat pengabdian rasa permusuhan antara Kerajaan Hindu Majapahit dalam perang Bubat. Di tandai dengan dilarangnya nama Gadjah Mada dan Madjapahit di Jawa Barat , dan nama Diah Pitaloka juga Padjadjaran di Jawa Timur larangnya juga berlaku untuk nama jalan dan tempat lainnya. Kecuali Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.
[63]
Pada abad ke – 7 M dapat di katakan bangkitnya Revolusi Islam yang mengubah tata berkehidupan masyarakat. Namun kekuatan darat Islam begitu lemah sehingga tidak bisa membendung serbuan Hulagu anak Genghis Khan Mongol. Pada tahun 1258 merupakan titik awal hilangnya kejayaan Fatimiyah, Abbasiyah, dan Umayah. Namun muncul pula kekuasaan politik Islam di bawah kesultanan Turki yang menjadikan Genghis Khan masuk Islam. Revolusi Islam hanya berlangsung singkat selama 23 tahun oleh Rasullulah saw namun pengaruhnya selain mengubah tata kehidupan di Timur Tengah, Spanyol, Mongol, Rusia Selatan, Cina dan India, tata kehidupannya mengubah pula tata kehidupan Nusantara Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar