Jumat, 03 Februari 2012

AL-BARZANJI

Al-Barzanji adalah sebutan lain bagi kitab Ilqd al-Jawahir (Kalung Permata), ditulis oleh Syekh Jaifaral-Barzanji bin Husen bin Abdul Karim yang lahir di Madinah tahun 1690 dan meninggal di sana pada 1766. nama al-Barzanji di bangsakan kepada penulisnya, yang juga diambil dari tempat asal keturunannya yaitu daerah Barzinj atau Kurdistan.

Nama al-Barzanji menjadi populer tahun 1920-an ketika Syekh Mahmud al-Barzanji memimpin pemberontakan nasional Kurdi terhadap Inggris yang pada waktu itu menguasai Irak. Kitab al-Barzanji di tulis dengan tujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dab meningkatkan ghirah umat. Dalam kitab itu riwayat Nabi SAW dilukiskan dengan bahasa yang indah dalam bentuk puisi serta prosa (nasr) dan kasidah yang sangat menarik.


Secara garis besar, paparan Al-Barzanji dapat diringkas sebagai berikut;
1.  Silsilah nabi adalah; Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qusay bin Kilab bin Murrah bin Kaib bin Fihr bin Malik bin Nadar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudar bin Nizar bin Maiad bin Adnan.
2.  Pada masa kecil banyak kelihatan hal luar biasa pada dirinya.
3.  Berniaga ke Syam (Suriah) ikut pamannya ketika masih berusia 12 tahun.
4.  Menikah dengan Khadijah pada usia 25 tahun.
5.  diangkat menjadi Rasul pada usia 40 tahun, dan mulai menyiarkan agama Islam sejak saat itu hingga umur 62 tahun, Nabi Muhammad meninggal di Madinah setelah dakwahnya dianggap telah sempurna oleh Allah.

Kitab al-Barzanji dalam bahasa aslinya (Arab) di bacakan dimana-mana dalam berbagai kesempatan, antara lain peringatan Maulid, upacara pemberian nama, khitanan, pernikahan dan berbagai syukuran.

Al-Barzanji dapat dibawakan dengan berbagai macam lagu yaitu; Rekby (dibacanya perlahan), Hejas (dibacanya lebih keras dari rekby), Ras (nadanya lebih tinggi lagi dengan irama beraneka ragam), Husein (membacanya dengan tekanan suara yang tenang), Nakwan (membacanya dengan suara yang tinggi tapi nadanya sama dengan  nada ras) dan Masyry (dilagukan dengan suara yang lembut serta dibarengi dengan perasaan yang dalam).

Ensiklopedia
Republika, Jumat 14 Maret 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar